Website jadi, tetapi tidak ada yang berkunjung
Toko online tidak otomatis ramai seperti marketplace yang sudah punya pembeli. Tanpa rencana lalu lintas dari pencarian, iklan, dan pelanggan lama, website hanya menjadi katalog yang jarang dibuka.
Website toko online
SAB membangun dan merapikan toko online di Shopify atau WooCommerce, lalu menyiapkan tracking penjualan, Google Merchant Center, dan iklan Meta atau Google. Setelah live, kami tetap menangani maintenance agar toko berjalan stabil dan datanya jelas.
Paling cocok untuk brand yang sudah punya produk dan penjualan, dan ingin toko online sendiri di luar marketplace dengan data penjualan yang bisa dipercaya.

Banyak brand membuka website toko online agar tidak sepenuhnya bergantung pada marketplace. Tetapi setelah live, kunjungan sedikit, checkout sering berhenti di tengah, dan angka di laporan iklan tidak cocok dengan pesanan yang masuk.
Toko online tidak otomatis ramai seperti marketplace yang sudah punya pembeli. Tanpa rencana lalu lintas dari pencarian, iklan, dan pelanggan lama, website hanya menjadi katalog yang jarang dibuka.
Ongkos kirim baru terlihat di akhir, pilihan pembayaran terbatas, atau form terlalu panjang di ponsel. Hal kecil seperti ini membuat calon pembeli menunda lalu lupa.
Laporan iklan mencatat pembelian yang berbeda dengan dashboard toko. Event dobel, pixel yang terpasang setengah, atau pembayaran di halaman luar membuat Anda sulit menilai iklan mana yang menguntungkan.
Plugin dan tema perlu diperbarui, aplikasi tambahan menumpuk, dan website melambat. Ketika ada error di checkout, tidak jelas siapa yang harus memperbaikinya.

Kami mulai dari perjalanan pembeli: dari halaman produk, ke keranjang, sampai konfirmasi pesanan. Hambatan di jalur ini diperbaiki dulu, karena mendatangkan pengunjung ke checkout yang bermasalah hanya membuang anggaran. Setelah itu tracking penjualan dipasang dan dicocokkan dengan data pesanan di toko.
Baru kemudian kami menjalankan kanal lalu lintas yang sesuai: Google Shopping lewat Merchant Center, Meta Ads untuk menjangkau dan mengingatkan calon pembeli, serta pencarian organik untuk halaman kategori. Setelah live, kami tetap menangani maintenance, sehingga satu tim bertanggung jawab dari konsultasi sampai perawatan.
Lingkup final disesuaikan dengan jumlah produk, platform yang dipilih, dan kesiapan tim Anda, lalu dituliskan di proposal. Berikut komponen yang umum kami tangani.
Kami membandingkan Shopify dan WooCommerce berdasarkan jumlah produk, metode pembayaran dan pengiriman yang dibutuhkan, anggaran rutin, dan kemampuan tim Anda. Jika toko sudah berjalan, kami menilai apakah cukup dirapikan atau perlu dipindah.
Halaman beranda, kategori, produk, keranjang, dan checkout yang dirancang untuk ponsel. Informasi penting seperti ukuran, stok, ongkos kirim, dan kebijakan retur ditampilkan sebelum pembeli sampai di checkout.
Peninjauan jalur dari produk ke pembayaran: kejelasan harga, pilihan pembayaran, panjang form, kecepatan halaman, dan elemen kepercayaan seperti kontak dan kebijakan toko. Perubahan diprioritaskan berdasarkan data.
Setup GA4 dengan event e-commerce seperti view_item, add_to_cart, begin_checkout, dan purchase, serta pixel dan Conversions API Meta. Angka pembelian dicocokkan dengan data pesanan di toko.
Penyiapan Merchant Center dan product feed, kampanye Shopping atau Performance Max, serta kampanye Meta untuk menjangkau dan mengingatkan calon pembeli. Anggaran diarahkan ke produk dengan margin yang sehat.
Update tema, plugin, dan aplikasi, backup rutin, pemantauan error di checkout, dan perbaikan teknis kecil. Akses admin dan kepemilikan akun tetap atas nama brand Anda.
Alur kerja SAB terdiri dari discovery, penyusunan strategi, eksekusi, dan optimasi. Untuk toko online, kami memastikan fondasi toko dan data penjualan benar sebelum anggaran iklan dinaikkan.
Kami memahami produk, kanal penjualan saat ini, target pembeli, dan kondisi toko online jika sudah ada. Dari sini terlihat apakah prioritasnya membangun toko baru, merapikan checkout, atau memperbaiki tracking.
Kami meninjau platform, katalog, jalur checkout, kecepatan, dan pemasangan tracking. Kami mencatat titik di mana pembeli berhenti dan selisih antara data iklan dan data pesanan.
Kami menyepakati platform, halaman prioritas, kanal lalu lintas, dan metrik yang dipantau, misalnya conversion rate, nilai pesanan rata-rata, biaya per pembelian, dan rasio pendapatan terhadap biaya iklan. Semuanya dirangkum di proposal.
Toko dibangun atau dirapikan, tracking diuji dengan pesanan percobaan, lalu Merchant Center dan kampanye disiapkan bertahap. Konten produk dan kebijakan toko dikonfirmasi bersama tim Anda sebelum tayang.
Setiap satu sampai dua minggu kami melaporkan perkembangan, mencocokkan data iklan dengan pesanan, lalu menyesuaikan halaman, kampanye, dan anggaran. Maintenance teknis berjalan sesuai jadwal yang disepakati.
Setiap pilihan punya tempatnya, dan banyak brand memakai lebih dari satu. Tabel ini membantu Anda menilai peran toko online sendiri dalam bisnis Anda.
| Marketplace saja | Toko online dibangun sendiri | Bersama SAB | |
|---|---|---|---|
| Lalu lintas awal | Sudah ada pembeli di platform | Harus dibangun dari nol | Direncanakan lewat Shopping, Meta Ads, dan pencarian |
| Kontrol atas brand dan data pelanggan | Terbatas pada aturan platform | Penuh | Penuh, dengan akun atas nama brand Anda |
| Biaya per transaksi | Komisi dan biaya layanan platform | Biaya platform dan payment gateway | Biaya platform dan payment gateway, ditambah jasa sesuai proposal |
| Pengukuran | Dashboard platform | Tergantung pemasangan tracking | Event penjualan dicocokkan dengan data pesanan |
| Perawatan teknis | Ditangani platform | Ditangani sendiri | Maintenance rutin oleh tim SAB |
| Waktu tim Anda | Fokus pada operasional toko | Banyak waktu untuk urusan teknis | Fokus pada produk dan operasional |
Marketplace tetap kanal penjualan yang kuat dan tidak perlu ditinggalkan. Toko online sendiri paling berguna untuk membangun hubungan langsung dengan pelanggan, menjalankan iklan dengan data yang Anda kendalikan, dan menjual produk atau paket yang tidak cocok di marketplace.

Prinsip berikut bisa Anda terapkan sendiri, dengan atau tanpa agensi. Intinya: pembeli harus bisa memutuskan dengan cepat, dan Anda harus bisa mempercayai data penjualan.
Shopify adalah platform berlangganan yang hosting dan keamanannya ditangani penyedia, sehingga cocok untuk tim tanpa developer. WooCommerce berjalan di WordPress dengan hosting sendiri, lebih fleksibel, tetapi butuh perawatan plugin, keamanan, dan server. Pertimbangkan juga dukungan metode pembayaran dan pengiriman lokal di masing-masing platform.
Biaya yang baru muncul di langkah terakhir adalah alasan umum pembeli berhenti. Tampilkan perkiraan ongkos kirim, estimasi waktu pengiriman, dan kebijakan retur di halaman produk atau keranjang. Pastikan halaman kontak dan kebijakan toko mudah ditemukan.
Gunakan foto yang jelas dari beberapa sisi, ukuran atau spesifikasi lengkap, bahan, dan cara perawatan. Tulis deskripsi unik, bukan salinan dari pemasok. Halaman produk yang lengkap juga membantu performa di pencarian Google dan kualitas product feed.
Setelah GA4 dan pixel terpasang, lakukan beberapa pesanan percobaan dengan metode pembayaran berbeda. Cek apakah event purchase tercatat sekali, dengan nilai dan mata uang yang benar. Ulangi setiap kali tema, aplikasi, atau payment gateway diganti.
Pilih produk yang sudah laku di toko atau marketplace dan punya margin yang cukup untuk biaya iklan. Hitung batas biaya per pembelian yang masih menguntungkan sebelum kampanye berjalan. Perluas ke produk lain setelah data cukup.
UU Pelindungan Data Pribadi (UU No. 27 Tahun 2022) mengatur cara data pribadi dikumpulkan dan dipakai. Minta data seperlunya saat checkout, minta persetujuan yang jelas sebelum mengirim promosi lewat email atau WhatsApp, dan batasi akses admin sesuai peran.
Website toko online paling efektif jika produk dan operasional sudah siap melayani pesanan. Berikut gambaran singkatnya.
Kami tidak memakai paket harga tetap karena setiap toko punya katalog, platform, dan kebutuhan integrasi yang berbeda. Biaya disusun dari faktor berikut dan dijelaskan di proposal.
Membangun toko baru, memindahkan toko ke platform lain, atau merapikan toko yang sudah berjalan memiliki kebutuhan kerja yang berbeda.
Banyaknya produk, varian, kategori, dan kebutuhan impor data memengaruhi waktu desain, input, dan pengujian.
Payment gateway, layanan pengiriman, sistem stok, GA4, Meta pixel, dan Merchant Center masing-masing membutuhkan setup dan pengujian.
Jumlah kanal iklan yang dikelola dan cakupan maintenance setelah peluncuran memengaruhi alokasi waktu tim setiap bulan.
Biaya media iklan dibayarkan terpisah ke platform. Biaya langganan platform, aplikasi berbayar, domain, hosting, dan biaya payment gateway ditanggung terpisah. Pajak dan rincian lingkup kerja dituliskan di proposal.
Kutipan dari ulasan klien yang ditampilkan di sab.id.
SAB has become a part of my online shop. They provided support from consultation, design, and implementation. They also handle maintenance. So far, I am satisfied with the services provided because everything is measurable and the data is clear
Shantia PardilesKlien SAB
Cakupannya bisa meliputi konsultasi platform, desain dan pembangunan toko, optimasi checkout, tracking penjualan, Merchant Center, iklan Meta atau Google, dan maintenance. Lingkup final disesuaikan dengan kebutuhan toko dan dituliskan di proposal.
Tergantung kebutuhan. Shopify lebih praktis untuk tim tanpa developer karena hosting dan keamanan ditangani platform. WooCommerce lebih fleksibel dan tanpa biaya langganan platform, tetapi butuh hosting dan perawatan teknis. Kami membantu membandingkan keduanya untuk kasus Anda sebelum memulai.
Tidak. Penjualan dipengaruhi produk, harga, stok, ongkos kirim, persaingan, dan anggaran iklan. Kami menyepakati ukuran yang dipantau sebelum kampanye berjalan. Komitmen kinerja apa pun hanya berlaku jika tertulis di perjanjian yang ditandatangani.
Tidak wajib, tetapi sering bermanfaat. Toko sendiri memberi kontrol atas tampilan brand, data pelanggan, dan pengukuran iklan. Banyak brand tetap berjualan di marketplace sambil membangun toko sendiri secara bertahap.
Layanan Google Shopping fokus pada Merchant Center, product feed, dan kampanye Shopping untuk toko yang sudah berjalan. Halaman ini mencakup toko online secara menyeluruh: platform, desain, checkout, tracking, beberapa kanal iklan, dan maintenance.
Bisa. Kami mulai dengan audit platform, katalog, checkout, kecepatan, dan tracking. Hasilnya menentukan apakah toko cukup diperbaiki bertahap atau perlu dibangun ulang.
Kami menyarankan semua akun, termasuk platform toko, domain, GA4, Merchant Center, dan akun iklan, dibuat atas nama brand Anda. SAB mendapat akses sesuai peran. Hak akses dan kepemilikan diatur di proposal dan perjanjian.
Jadwalkan discovery call 30 menit lewat schedule.sab.id atau kirim pesan WhatsApp. Ceritakan produk, kanal penjualan saat ini, tautan toko jika sudah ada, dan target yang ingin dicapai.
Kirimkan tautan toko online atau marketplace Anda, perkiraan jumlah produk, platform yang dipakai atau dipertimbangkan, dan kanal iklan yang sudah dicoba. Kami akan menyiapkan pertanyaan yang relevan untuk sesi pertama.
Setiap halaman membahas kebutuhan yang berbeda. Pilih yang paling dekat dengan tantangan Anda saat ini.